Desa Tegalmaja merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Secara administratif, Desa Tegalmaja telah tercatat sebagai wilayah pemerintahan desa di Kecamatan Kragilan dengan kode wilayah 36.04.11.2012. Wilayah ini berkembang sebagai kawasan perdesaan yang kehidupan masyarakatnya sejak dahulu berkaitan erat dengan sektor pertanian dan pemanfaatan sumber daya alam di lingkungan sekitar.
Pada masa awal perkembangannya, sebagian besar masyarakat Desa Tegalmaja menggantungkan kehidupan pada kegiatan pertanian. Kondisi lahan yang didominasi oleh kawasan pertanian mendukung masyarakat untuk menanam padi dan berbagai tanaman lainnya. Pertanian kemudian menjadi salah satu unsur penting dalam pembentukan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, Desa Tegalmaja masih dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil padi di daerah Serang.
Selain pertanian, perkembangan Desa Tegalmaja juga tidak dapat dipisahkan dari tradisi kerajinan bambu. Keterampilan mengolah bambu menjadi berbagai produk anyaman telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat. Kerajinan tersebut pada awalnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti wadah, peralatan dapur, dan perlengkapan kegiatan pertanian. Dalam perkembangannya, produk anyaman bambu masyarakat Tegalmaja mulai memiliki nilai ekonomi dan dipasarkan ke wilayah yang lebih luas. Bahkan, sebagian hasil kerajinan bambu masyarakat pernah dipasarkan hingga ke luar negeri. Tradisi tersebut membuat Desa Tegalmaja dikenal sebagai salah satu desa sentra kerajinan dan anyaman bambu di Kabupaten Serang.
Perkembangan kawasan industri di Kecamatan Kragilan turut membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat Desa Tegalmaja. Masyarakat yang sebelumnya lebih banyak bekerja sebagai petani dan perajin mulai memperoleh pilihan pekerjaan pada sektor perdagangan, jasa, industri, dan usaha mikro. Meskipun mengalami perubahan, kegiatan pertanian dan kerajinan bambu tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas ekonomi dan budaya masyarakat desa.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, wilayah Desa Tegalmaja terbagi menjadi empat rukun warga dan dua belas rukun tetangga. Permukiman masyarakat tersebar di beberapa kampung, antara lain Kampung Pabrik, Kampung Tegalmaja, Kampung Benggalih, Kampung Bongas, Kampung Rangkas Baru, dan Kampung Pinggir Kali. Pembagian wilayah tersebut menunjukkan perkembangan permukiman yang terbentuk mengikuti pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Seiring dengan perkembangan zaman, Pemerintah Desa Tegalmaja terus berupaya meningkatkan pelayanan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi desa. Pertanian, kerajinan bambu, usaha mikro, dan kegiatan ekonomi produktif menjadi potensi yang terus dikembangkan. Pemerintah desa juga mulai memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pelayanan, komunikasi, edukasi, dan transparansi kepada masyarakat.
Dengan demikian, perjalanan sejarah Desa Tegalmaja memperlihatkan perubahan dari wilayah yang bertumpu pada kehidupan agraris menjadi desa yang semakin berkembang melalui sektor pertanian, kerajinan bambu, perdagangan, jasa, dan industri. Di tengah proses modernisasi tersebut, nilai kebersamaan, keterampilan tradisional, serta budaya masyarakat tetap menjadi bagian penting dari identitas Desa Tegalmaja.